Bumikan Reformasi Birokrasi yang Berdampak, Kakanwil Kemenkumham Bali Hadiri Pembukaan RBXperience 2023

Nasional129 Dilihat

 

 

BADUNG,Prabunews.com- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar RBXperience, Selasa (5/12), yang merupakan sebuah ajang bagi instansi pemerintah untuk saling belajar serta bertukar pengetahuan dan pengalaman terkait implementasi kebijakan reformasi birokrasi.

Acara yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali ini akan diisi dengan coaching clinic, peer teaching, serta talk show bersama para praktisi terbaik kebijakan RB di Indonesia.

Dalam pembukaan kegiatan, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Romi Yudianto bersama Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenkumham, Ida Asep Somara dan Kepala Bagian RB Setjen Kemenkumham, Bramantyo Agung Nugroho turut menghadiri serta mengikuti segenap rangkaian kegiatan RBXperience mulai dari mengunjungi pameran layanan publik Kemenkumham hingga acara talkshow dan pembukaan yang dalam kesempatan tersebut dibuka secara langsung oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas.

Kakanwil Romi Yudianto, menyampaikan antusiasme dan apresiasi terhadap kegiatan RBXperience ini dimana melalui RBXperience diharapkan jajaran Kemenkumham khususnya Kanwil Kemenkumham Bali mampu mempercepat peningkatan kualitas tata kelola instansi pemerintahan, terutama dalam hal yang berkaitan dengan RB Tematik, yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, serta serta akselerasi digitalisasi administrasi pemerintahan.

Menteri PANRB dalam sambutan pembukaannya menyampaikan, “Acara yang kita beri nama “RBXperience” ini bukanlah sekadar seremoni, tetapi menjadi salah satu strategi untuk membumikan reformasi birokrasi berdampak. Instansi yang RB-nya bagus dengan dampak nyata di masyarakat kita hadirkan, semuanya bisa menggali best practices itu untuk diterapkan di wilayah masing-masing,” terang Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas pada pembukaan RBXperience di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (05/12).

Azwar Anas menjelaskan, reformasi birokrasi harus dijalankan dengan mengusung mekanisme double track, yakni RB general dan RB tematik. RB general berbasis pada penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Adapun RB tematik fokus pada dampak yang dirasakan masyarakat pada empat tema, yaitu pengurangan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi, dan pengendalian informasi serta penguatan belanja produk dalam negeri.

“Dengan adanya transformasi digital, seluruh layanan dan program pemerintah semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuh Anas.

Menteri PANRB, Azwar Anas juga mengatakan, RBXperience merupakan salah satu upaya dan komitmen mendorong RB Berdampak, merangkul seluruh stakeholders, menghapus sekat-sekat antar instansi pemerintah, dan memfasilitasi pembelajaran bersama.

Selanjutnya, Deputi Bidang RB, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto menjelaskan, nilai RB terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Namun hasil evaluasi juga menunjukkan masih terdapat 67,71 persen instansi pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten/kota, yang belum mengimplementasikan kebijakan reformasi birokrasi secara baik dan berkelanjutan sehingga memerlukan pendampingan secara intensif.

“Atas dasar hal tersebut Kementerian PANRB menggagas kegiatan RBXperience sebagai wadah untuk bertukar informasi, inovasi, strategi dan ide-ide terbaik dari pemda best practice, para expert dan akademisi, serta berbagai kementerian lembaga yang terlibat aktif dalam berbagai kebijakan tata kelola,” jelas Erwan.

Sementara itu, Pj. Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan RBXperience di Bali, dimana kebijakan pemerintah yang telah menjadikan bali sebagai lokasi dalam pelaksanaan kegiatan berskala Nasional maupun Internasional sangat membantu dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian Bapi, hal ini ditunjukan pada tahun 2023 di triwulan III perekonomian Bali mengalami pertumbuhan sebesar 5,35 persen.

S. M. Mahendra Jaya juga menyampaikan implementasi pelaksanaan RB di lingkungan pemerintah Provinsi Bali telqh terlaksana dengan baik, hal ini ditunjukan juga melalui prestasi dan penghargaan yang diterima provinsi Bali mulai dari indeks SAKIP, indeks RB, hingga indeks penerapan SPBE dengan predikat sangat baik di tahun 2021.

Pelaksanaan RBXperience juga dihadiri oleh berbagai stakeholders diantaranya Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, Kemenko Maritim dan Investasi, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan (PEPP) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas.

Diketahui lebih dari 1.500 peserta akan mengikuti talkshow dan lebih dari 1000 peserta akan mengikuti coaching clinic.

Para peserta tersebut berasal dari 639 instansi pemerintah baik pada level kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah termasuk didalamnya 15 instansi pemerintah best practice RB Tematik dan General.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *