Polres Bandara Ngurah Rai Nobar Pagelaran Wayang Kulit Hari Bhayangkara ke-78 Melalui Live Streaming

Nasional22 Dilihat

 

 

Badung,Prabunews.com- Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar acara nonton bareng (nobar) pagelaran Wayang Kulit dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-78 ditayangkan secara live melalui kanal youtube Divisi Humas Polri yang di gelar di Lapangan Bhayangkara Jakarta, jumat (5/7/2024) malam.

Acara nobar wayang kulit yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (rupatama) tampak dihadiri oleh Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan para perwira Polres Bandara.

Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Tumurune Wiji Sejati” seperti yang dikutip dari pernyataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam livenya mengatakan bahwa lakon Tumurune Wiji Sejati mengisahkan tentang lahirnya kesatria sejati yang cerdas dan sakti, yakni Raden Wisanggeni.

“Tumurune Wiji Sejati itu artinya lahirnya satria unggul, cerdas dan sakti. Yakni, Raden Wisanggeni,”kata Kadiv Humas Polri.

Dijelaskan lakon ini diangkat dengan pesan khusus bagi masyarakat yang menonton pertunjukan, yakni sosok Wisanggeni yang menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran.

 

“Seperti sosok Raden Wisanggeni ini simbol kekuatan dan keberagaman yang luar biasa,” katanya.

 

Disela-sela pertunjukkan, Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) AKP I Nyoman Arnaya, S.H. mengatakan pagelaran kesenian tradisional ini menunjukkan bahwa budaya bangsa Indonesia yang tinggi dan besar, tentunya harus dapat melestarikan budaya Nusantara.

 

“Dijaman yang semakin canggih dan modern saat ini, berharap kesenian nusantara wayang kulit tidak luntur oleh jaman, karena kesenian wayang kulit adalah warisan leluhur bangsa Indonesia,”ucapnya.

 

Nonton bareng ini juga bukan hanya menjadi hiburan saja tetapi juga sebagai wahana edukasi dan pelestarian budaya serta memperkenalkan salah satu budaya Indonesia yaitu Wayang Kulit. (hms24)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *