Pemred NusantaraMurni.com Ucapkan Selamat Galungan dan Kuningan: Momentum Menangkan Dharma

Nasional1050 Dilihat

BALI,PRABUNEWS.com— Pemimpin Redaksi NusantaraMurni.com, Mujiardi Santoso, C.BJ., C.EJ., C.In, menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu, khususnya yang berada di Pulau Dewata.

Momentum sakral ini diharapkan menjadi tonggak perkuatan spiritualitas, sekaligus ajakan untuk mempererat tali persaudaraan antar-elemen masyarakat di tengah dinamika sosial yang dinamis.

Dalam penyampaiannya, Mujiardi Santoso menekankan bahwa Galungan dan Kuningan bukan sekadar ritual berkala, melainkan sebuah refleksi mendalam mengenai esensi kehidupan. Perayaan ini merupakan simbol abadi dari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan).

“Galungan mengajarkan kita semua untuk selalu introspeksi diri dan meneguhkan hati di jalan kebenaran. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai kebaikan, kejujuran, dan kemanusiaan harus tetap menjadi kompas utama kita,” ujar Mujiardi.

Ia juga menambahkan bahwa hiasan penjor yang berdiri megah di sepanjang jalanan Bali merupakan simbol rasa syukur atas anugerah Sang Hyang Widhi Wasa. Penjor tersebut juga menjadi lambang kemakmuran yang harus dijaga bersama melalui harmoni sosial.

Sebagai pimpinan media yang fokus pada persatuan nusantara, Mujiardi memanfaatkan momentum suci ini untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik warga lokal maupun pendatang untuk terus merawat toleransi yang selama ini menjadi fondasi kedamaian di Bali.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama di Bali telah lama menjadi cermin dan contoh bagi daerah lain di Indonesia. Nilai-nilai Menyama Braya (persaudaraan) harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan semata.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Mujiardi menyoroti tiga pilar penting yang harus dijaga:

Sinergi Budaya: Menjaga dan melestarikan warisan leluhur Bali yang adiluhung.

Solidaritas Sosial: Saling membantu sesama tanpa memandang latar belakang suku, ras, dan agama.

Semangat Persatuan: Menjadikan perbedaan sebagai kekayaan bangsa, bukan sebagai pemecah belah.

Mengakhiri ucapannya, Mujiardi Santoso berharap agar perayaan Galungan dan Kuningan kali ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi seluruh krama Bali. Sinergi antara seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu membawa Bali ke arah yang lebih maju, aman, dan kondusif.

“Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kerahayuan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua, serta alam semesta selalu diberkati dengan keharmonisan,” pungkasnya.

 

AR81

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed