Sejumlah Menteri Jadi Narasumber Konferensi Studi Nasional PMKRI 2023

Berita331 Dilihat

 

 

JDenpasar,Prabunews.com-elang Konferensi Studi Nasional 2023 di Denpasar, Panitia pelaksana dan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia gelar konferensi pers, pada 23/10/23 di Kubu Kopi. 

Tentunya konferensi pers ini bertujuan untuk menyampaikan pada masyarakat Indonesia dan masyarakat Bali khususnya bahwa Konferensi Studi Nasional yang akan diselenggarakan di Denpasar merupakan kegiatan positif dengan mengkaji isu, menggali ide atau gagasan menuju Indonesia Emas 2045. 

Srilinus Lino selaku PP PMKRI menjabarkan tema kegiatan. Sesuai tema kegiatan Konferensi Studi Nasional “Indonesia 2045: Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Global”.

PMKRI dalam hal ini mendambakan satu tatanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di tahun 2045, dimana Indonesia sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia.

Karena itu, dalam forum Konferensi Studi Nasional di Denpasar pada bulan November mendatang, PMKRI secara nasional akan menggagas ide, mengkaji isu-isu strategis sebagai sumbangsih pemikiran untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045. 

Kurang lebih ada 8 isu yang menjadi fokus pembahasan dalam forum Konferensi Studi Nasional. Diantaranya, Isu Ekologi, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Transisi Energi, Politik dan Demokrasi, Bonus Demografi, Ketahanan Pangan, Tata Kelola Pembangunan Nasional. Ungkap Srilinus Lino PP PMKRI 

Sehingga kegiatan ini juga akan menghadirkan beberapa menteri, diantaranya Menteri BUMN, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Bapenas, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Wakil Menteri Agraria dan Tata ruang Indonesia.

Dan kegiatan ini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Tambah Srilinus Lino pria yang akrab disapa Lino. 

Alexandro Rolandi selaku ketua Presidium PMKRI Denpasar menyampaikan bahwa tentunya kegiatan Konferensi Studi Nasional merupakan kegiatan positif, maka dukungan pemerintah provinsi Bali maupun kabupaten/kota sangat dibutuhkan dalam menyukseskan kegiatan ini.

Sebagai komponen bangsa masing-masing kita punya tanggung jawab untuk membangun dan menata Indonesia menuju Indonesia Emas di tahun 2045.

PMKRI sebagai organisasi pembinaan dan perjuangan melalui kegiatan ini dapat menyumbangkan ide atau gagasannya untuk membangun Indonesia yang dicitakan-citakan bersama di tahun 2045. 

Terkait persiapan Panitia Pelaksana untuk kelancaran kegiatan ini, hampir dipastikan 50 persen. 

Mulai dari persiapan tempat untuk penginapan peserta dan tempat kegiatan. Kemudian persiapan teknis lainnya memang masih butuh kerja ekstra dalam beberapa minggu kedepan.

Karena itu, dukungan dari semua pihak baik itu pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat dibutuhkan dalam beberapa minggu kedepan ini.

Karena kegiatan ini adalah kegiatan nasional dengan jumlah peserta kurang 350-an orang dari 90-an cabang yang ada di Indonesia.

Dan kegiatan ini berlangsung selama 1 minggu, Tutup Yulius Nipu pria yang akrab disapa Julio selaku ketua panitia pelaksana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *